Mencari Lailatul Qadar di Negeri Singa

September 17, 2009 § Leave a comment

Syiar Ifthar IMAS 1430H sampai ke Tanah Air melalui Koran Tempo, 16 September 2009

Syiar Ifthar IMAS 1430H sampai ke Tanah Air melalui Koran Tempo, 16 September 2009

Berkumpul dengan sesama perantau di negeri jiran adalah suatu hal yang biasa. Namun melaksanakan ibadah bersama-sama saat ramadhan karena ingin “menyemarakkan ukhuwah” sembari silaturahmi adalah pengalaman yang tak terlupakan. Begitulah kesan dari hampir setiap saudara umat muslim Indonesia yang menghadiri acara Ifthar (buka puasa) IMAS (mailing list tempat komunitas muslim Indonesia yang berdomisili di Singapura untuk bertukar berita, selain berdiskusi mengupas Al Qur’an dan Hadits), Sabtu pekan lalu yang diikuti lebih dari 400 peserta.

400+ Peserta Ifthar IMAS 1430H by you.

“Ini jumlah terbanyak selama penyelenggaraan dalam empat tahun terakhir, yang menunjukkan pertumbuhan pencari kerja dan pelajar Indonesia di Singapura”, ujar Rahman Wirajaya, ketua panitia. Acara sedikit agak mundur 30 menit dari rencana pukul 3 petang waktu setempat. Setiap orang yang datang mengisi registrasi dan diberi tag nama yang disematkan di baju. Ini agar sesama anggota IMAS yang mungkin jarang bertemu dapat saling mengenal lebih dekat. Dimulai dengan Tadarus Al-Qur’an bersama-sama, jamaah Ifthar IMAS memulai membentuk kelompok dan bersama-sama membaca ayat suci Al-Qur’an. Pukul 5 sore, acara dibuka oleh MC Radyum Ikono sambil menjelaskan bahwa acara Ifthar kali ini adalah berturut-turut Taudziah Ramadhan, Buka Puasa bersama, Sholat Maghrib, Isya dan Tarawih bersama dan terakhir akan ditutup oleh Qiyamul Lail dan i’tikaf di Masjid lokasi yang sama.

Sambutan Ketua Panitia by you.

Tak ketinggalan mereka yang berkeluarga membawa serta anak-anak tercinta. Seperti yang diadakan tahun lalu untuk anak-anakpun disiapkan acara khusus di tempat terpisah namun masih dalam lingkungan Masjid An-Nahdhah. “Anak-anak sangat antusias mengikuti acara ini, dari membuat balon, mewarnai, sampai senam bersama,” ujar Adinda Presanti yang kerap dipanggil Kak Dinda, sang pengasuh anak IMAS Junior. Sepintas dari luar ruangan, seperti Taman Kanak-Kanak yang sungguh ramai dan padat dengan kakak-kakak pengasuh yang ramah-ramah.

IMAS Junior

Tahun ini panitia menyiapkan berbagai penganan takjil kue-kue pasar untuk berbuka. Tentu hidangan utama khas Indonesia juga tak ketinggalan. Dan untuk pertimbangan efektifitas hidangan utama disajikan di dalam kotak. Belajar dari pengalaman penyelenggaraan tahun lalu karena disajikan secara prasmanan mendekat waktu berbuka, terjadi antrian yang sungguh panjang. “Alhamdulillah tahun ini perkiraan jumlah konsumsi sesuai prediksi,” ujar koordinator konsumsi, Dieni Rachmawaty.  “Jadi pada saat berbuka semua orang yang cukup banyak tersebut segera terlayani.”

Ini juga termasuk untuk kelompok IMAS Junior, yang beberapa saat sebelum waktu berbuka, dibawa oleh kakak-kakak pengasuh keluar dari “Taman Kanak-Kanak”nya menuju meja makan khusus dengan hidangan anak-anak.

Takjil teman berbuka by you.

Hari terus beranjak malam, sekitar 30 orang peserta Ifthar masih bertahan bersama-sama melakukan Qiyamul Lail dan I’tikaf yang difasilitasi oleh Panitia dan pihak Masjid An-Nahdhah. “Ini salah satu alasan Panitia Ifthar yang mengambil waktu acara kali ini di salah satu malam di 10 hari terakhir Ramadhan agar bisa bersama-sama melaksanakan Qiyamul Lail untuk mencari Lailatul Qadar”, demikian menurut koordinator Qiyam, Ainun Najib.

Suksesnya Acara by you.

Baru pada keesokan harinya, tepat pukul 7.30 pagi, acara Ifthar IMAS 1430H resmi ditutup. Jadi, meski tak berpuasa di kampung halaman, acara kali ini cukup menumpas kerinduan pada suasana Ramadan yang lazim ditemukan di Tanah Air.

Rapat Ketiga by you.

RULY ACHDIAT | ANB

Tribute to Panitia Ifthar IMAS 1430H and my brother and sister Indonesian Muslim in Singapore. Barokallah. Semoga dicatat sebagai amal saleh di bulan suci Ramadhan. Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mencari Lailatul Qadar di Negeri Singa at IMAS - Indonesian Muslim Association in Singapore.

meta